Analisis penggunaan aplikasi SPDE (Sistem Persuratan dan Disposisi Elektronik) dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai pada biro tata usaha kementrian sekretariat Negara RI
lanen, william n; dr. hj. sri astuti, m.pd; trisni handayani, m.pd;
Klasifikasi: NONE
Tri Agung Wicaksono. NIM: 1201105095. Analisis Penggunaan Aplikasi SPDE (Sistem Persuratan dan Disposisi Elektronik) Dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai Pada Biro Tata Usaha Kementerian Sekretariat Negara RI. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Prof.DR.HAMKA, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui sistem persuratan, penggunaan disposisi, penggunaan memo, produksi dari aplikasi SPDE, efisiensi dari aplikasi SPDE, penyesuaian dari aplikasi SPDE, kepuasan pegawai, dan pengembangan dari aplikasi SPDE pada Biro Tata Usaha Kementerian Sekretariat Negara RI.
Metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi teknik dan sumber, sedangkan teknik analisis data antara lain: reduksi data, display data, dan verifikasi data.
Berdasarkan hasil penelitian, sistem persuratan pada biro Tata Usaha dengan menggunakan aplikasi SPDE, dimulai dengan proses penerimaan surat di bagian persuratan, sampai dengan surat tersebut ditelaah dan segera didistribusikan, secara otomatis pula surat tersebut telah tersimpan di dalam aplikasi SPDE. Untuk penggunaan disposisi masih diketik pada Ms.Word, kemudian disposisi di scan, sampai dengan kemudian dapat dikirim melalui aplikasi SPDE serta di simpan di aplikasi SPDE. Selain itu penggunaan memo dalam penanganan, pengiriman, serta penyimpanan menggunakan aplikasi SPDE, dengan cara user membuat memo menggunakan Ms.Word, kemudian melakukan scanning, sampai dengan memo tersebut bisa di kirim sekaligus di simpan di dalam aplikasi. Sedangkan produksi dari aplikasi SPDE sendiri yaitu surat, disposisi, dan memorandum, saat ini penggunaannya masih sebatas melakukan pengiriman dan pencarian, belum dapat membuat secara langsung di dalam aplikasi SPDE. Untuk efisiensi dari aplikasi SPDE sudah baik, yang dapat dilihat dari pengiriman yang cepat, pengguna tidak melakukan pengarsipan, penggunaan kertas yang sudah berkurang, serta dapat diakses dan penyelesaian pekerjaan dimana saja. Kepuasaan akan dampak positif dari penerapan aplikasi SPDE dapat dirasakan secara langsung dan pegawai telah mampu bersikap lebih terbuka, proaktif fokus, tenang dalam melakukan pekerjaannya. Selain itu keadaptasian akan penerapan aplikasi SPDE menjadikan pegawai lebih terbiasa dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi yang ada guna menunjang pekerjaan sehari-hari. Serta pengembangan aplikasi SPDE yang diawali dengan sistem persuratan secara manual, namun akibat adanya kebutuhan dengan dilandasi perkembangan teknologi maka muncullah sistem persuratan berbasis teknologi yang saat ini diberi nama aplikasi SPDE.
Jadi, penggunaan aplikasi SPDE (Sistem Persuratan dan Disposisi Elektronik) di Biro Tata Usaha Kementerian Sekretariat Negara RI meningkatkan efektivitas kerja pegawai.