Keanekaragaman Jenis Capung (Odonata) Pada Kawasan Hutan Cagar Alam (CA) dan Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Di Telaga Warna, Puncak, Bogor, Jawa Barat.
vangundy, arthur b; drs. paskal sukandar m.si; dr. susanti murwitaningsih, m.pd;
Klasifikasi: NONE
DINI PRATIWI. NIM : 1201145028. Keanekaragaman Jenis Capung (Odonata) Pada Kawasan Hutan Cagar Alam (CA) dan Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Di Telaga Warna, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Skripsi. Jakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis capung (Odonata) pada Kawasan Hutan Cagar Alam (CA) dan Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) di Telaga Warna, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif menggunakan teknik survei dengan cara observasi langsung dan dilanjutkan dengan pengamatan. Pada tanggal 16 Maret – 9 April 2016 dilakukan penelitian yang meliputi 2 kawasan penelitian yaitu Kawasan Cagar Alam (sekitar halaman penginapan) dan Kawasan Taman Wisata Alam (sekitar tepi telaga).
Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 jenis capung di Kawasan Hutan Cagar Alam (CA) dan 10 jenis capung di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA). Analisis data menggunakan pengukuran Indeks Keanekaragaman Shannon-Weaner (H’), Indeks Kelimpahan Relatif (KR), Indeks Kemerataan (E), Indeks Dominansi (C), Indeks Kekayaan (R), dan Indeks Kesamaan Jenis (IS). Keanekaragaman jenis capung (Odonata) di Kawasan Taman Wisata Alam lebih tinggi dibandingkan dengan di Kawasan Cagar Alam. Hal ini menunjukkan keanekaragaman di lokasi Cagar Alam pada pagi hari H’ = 1,031, E = 0,740, R = 0,647, C = 0,426 yang memiliki kategori cukup stabil, kondisi lingkungan yang buruk, penyebaran individu setiap jenis merata dan lebih stabil. Keanekaragaman di lokasi Cagar Alam pada sore hari H’ = 0,449, E = 0,719, R = 0,621, C = 0,680 yang memiliki kategori yang tidak stabil, kondisi lingkungan sangat buruk, penyebaran individu setiap jenis merata dan lebih stabil. Sedangkan keanekaragaman di lokasi Taman Wisata Alam pada pagi hari H’ = 1,225, E = 0,530, R = 1,541, C = 0,442 yang memiliki kategori sedang, kondisi lingkungan sedang, penyebaran individu setiap jenis merata dan stabil. Keanekaragaman di lokasi Taman Wisata Alam pada sore hari H’ = 0,846, E = 0,525, R = 0,807, C = 0,137 yang memiliki kategori cukup stabil, kondisi lingkungan buruk, penyebaran individu setiap jenis merata dan stabil. Kedua lokasi tersebut memiliki indeks kesamaan jenis pada pagi hari 0,428 dan sore hari 0,285.