Perbedaan Hasil Belajar PKN yang Menggunakan Metode Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy (SAVI) dengan Metode Pembelajaran Auditory, Intellectually Repetition (AIR) pada Kelas V di SDN Bahagia 05
rao, t.v; dra, hj. nur wahyuni, m.si; drs. h. kusmajid abdullah, m.pd;
Klasifikasi: NONE
MIFTAHUL JANNAH : 1201045358. “Perbedaan hasil belajar PKn yang
menggunakan Metode Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization,
Intellectualy, (SAVI) dengan Metode Pembelajaran Auditory, Intellectualy,
Repetition (AIR) pada kelas V di SDN Bahagia 05”. Skripsi: Program Studi
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Muhammdiyah Prof. DR. HAMKA, Jakarta 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya hasil belajar
PKn yang menggunakan Metode Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization,
Intellectualy (SAVI) dengan Metode Pembelajaran Auditory, Intellectualy, Repetition
(AIR) pada kelas V di SDN Bahagia 05, tahun ajaran 2015/2016.
Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment. Instrumen penelitian
berupa tes obyektif pilihan ganda dengan empat pilihan jawaban, sebelum diberikan
kepada obyek penelitian terlebih dahulu dilakukannya uji coba instrument yaitu uji
validitas dan uji reliabilitas. Populasi sebanyak 60 siswa. Sampel penelitian ini
meliputi 30 siswa kelas VA dan 30 siswa kelas VB yang diambil melalui sample
jenuh, yaitu semua populasi dijadikan sampel.
Uji validitas instrumen soal dengan rumus Point Biseral didapat 30 soal yang
valid dan 10 soal yang tidak valid, sedangkan uji reliabilitas dengan menggunakan
rumus KR-20 yaitu 0,8065 > 0,334, maka instrument reliabel. Hasil Ltabel pada taraf
signifikan α = 0,05 untuk n = 30 adalah 0,161 dan dapat diperoleh pada kelas
eksperimen I diperoleh Lhitung = 0,103 ( 0,103 < 0,161) pada eksperimen II diperoleh
Lhitung = 0,113 (0,113 < 0,161 ). Maka kedua kelompok berdistribusi normal, karena
(Lhitung
Karena Fhitung < Ftabel maka dapat disimpulkan data tersebut “Homogen”.
Setelah dilakukan uji persyaratan analisis data maka dilakukan uji hipotesis
dengan menggunakan uji-t maka diperoleh thitung = 2,677 dan ttabel = 2,0021. Karena
thitung lebih besar dari ttabel (2,677 > 2,0021) maka dapat disimpulkan bahwa Ho
ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan ada perbedaan yang
signifikan metode Metode Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization,
Intellectualy (SAVI) dengan Metode Pembelajaran Auditory, Intellectualy, Repetition
(AIR) pada kelas V di SDN Bahagia 05.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam
pembelajaran PKn yang akan berpengaruh pada hasil belajar sehingga menjadi lebih
baik.