Nilai Pendidikan Karakter Novel Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra Di SMA
alfrenzi panggarbesi; dr. h. sukardi, m.pd; dr. hj. nani solihati, m.pd;
Klasifikasi: NONE
SYAHLA FARHAINI. NIM : 1201055116. Nilai Pendidikan Karakter Novel
Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo Serta Implikasinya
Terhadap Pembelajaran Sastra di SMA. Skripsi. Jakarta : Program Studi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisi nilai pendidikan karakter
yang terdapat pada novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo.
Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan cara
memecahkan masalah yang aktual dengan jalan mengumpulkan, menganalisis,
dan menginterpretasikan data. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah pendekatan analitis.
Berdasarkan hasil analisis dan kajian terhadap novel Orang Miskin
Dilarang Sekolah, dapat disimpulkan, bahwa novel Orang Miskin Dilarang
Sekolah juga sarat dengan kandungan nilai pendidikan karakter, yakini nilai-nilai
yang memberikan tuntunan kepada peserta didik untuk menjadi manusia
seutuhnya yang berkarakter yaitu; religius 17, jujur 9, toleransi 5, disiplin 6, kerja
keras 20, kreatif 8, mandiri 5, demokratis 7, rasa ingin tahu 6, cinta tanah air 10,
semangat kebangsaan 0, menghargai prestasi 5, bersahabat/komunikatif 9, cinta
damai 4, gemar membaca 7, peduli lingkungan 4, peduli sosial 18, dan, tanggung
jawab 3. Jadi, data yang terkumpul berjumlah 143 kutipan nilai pendidikan
karakter novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo.
Kesimpulan yang dapat dikemukakan nilai pendidikan karakter lebih dominan
nilai kerja keras berjumlah 20 kutipan, nilai peduli sosial berjumlah 18 kutipan,
dan nilai religius berjumlah 17 kutipan.
Nilai-nilai pendidikan karakter tersebut dapat diimplementasikan dalam
pembelajaran sastra indonesia di sekolah dan kehidupan sehari-hari. Pengkajian
nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran sastra indonesia, merupakan upaya
penanaman karakter pada diri siswa, terutama karakter religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan, tanggung jawab.