Pengaruh Penggunaan Pupuk Fermentasi Urin Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica rapa L.,)
hendrie anto, m.b.; dra. maryanti setyaningsih, m, si; dra. hj. susanti murwitaningsih, m. pd;
Klasifikasi: NONE
YULIA AYUNINGSIH., NIM : 1101145087. Pengaruh Penggunaan Pupuk Fermentasi Urin Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica rapa L.,). Skripsi. Jakarta. Program Studi Pendidikan Biologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan pupuk fermentasi urin kelinci terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica rapa L.). Tempat penelitian Green House UHAMKA, Pasar Rebo Jakarta pada bulan April–Juni 2015. Pupuk fermentasi urin kelinci yang digunakan berasal dari industri rumahan di daerah Bantul, Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan yaitu, kontrol (P0), (P1) pemberian 15 ml, (P2) pemberian 30 ml dan (P3) pemberian 45ml. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinggi, berat basah, dan berat kering tanaman. Hasil rata-rata parameter tinggi tanaman sawi hijau (P0) 16,33 cm, (P1) 17,66 cm, (P2) 14 cm, dan (P3) 14,66 cm. Parameter berat basah tanaman sawi hijau (P0) 4,33 g, (P1) 7,40 g, (P2) 5,40 g dan (P3) 4,25 g. Parameter berat kering tanaman sawi hijau (P0) 0,33 g, (P1) 0,46 g, (P2) 0,36 g dan (P3) 0,29 g. Hasil terbaik yang diperoleh dari nilai rata-rata parameter terdapat pada perlakuan (P1) yaitu : rata-rata tinggi tanaman 17,66 cm ; berat basah 7,40 g ; dan berat kering 0,46 g. Bedasarkan hasil penelitian dihitung menggunakan uji ANAVA satu faktor pertumbuhan tanaman sawi hijau pada parameter tinggi tanaman menunjukkan bahwa (1,53) sedangkan (4,04), pada parameter berat basah tanaman sawi menunjukkan bahwa ( 1,54) sedangkan (4,04), pada parameter berat kering tanaman sawi hijau menunjukkan (1,333) sedangakan (4,04). Oleh karena < maka hasil penelitian ini dinyatakan tidak signifikan. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh penyerapan unsur hara tanaman yang tidak maksimal sehingga menghambat proses metabolisme. Namun demikian penggunaan pupuk fermentasi urin kelinci pada konsentrasi 15 ml memperoleh hasil yang terbaik atau dapat dikatakan adanya pengaruh penggunaan pupuk fermentasi urin kelinci terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica rapa L.).