Nilai-Nilai Edukasi Kehidupan Bersama (Life Together) Buku Pohon Abadi & 100 Cerita Inspiratif Dari Seluruh Dunia Oleh Margaret Silf Serta Implikasinya Terhadap Pendidikan Karakter Dalam Pemelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Di Sma
fina kartika; dr. sumardi, m.sc; dr. hj. nani solihati, m.pd;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui nilai-nilai edukasi kehidupan bersama (life together) yang terdapat pada buku Pohon Abadi oleh Margaret Silf serta implikasinya terhadap pendidikan karakter dalam pemelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Dalam hal ini, objek penelitian berupa cerita tradisional menggunakan pendekatan intrinsik unsur pembangun cerita kandungan nilai-nilai edukasi kehidupan bersama (life together). Nilai-nilai edukasi tersebut antara lain berupa penghormatan (respect), tanggung jawab (responsibility), kesadaran berwarga negara (citizenship-civic duty), keadilan dan kejujuran (fairness), kepedulian dan kemauan berbagi (caring), serta kepercayaan (trustworthiness). Pemilihan 10 judul cerita sebagai objek penelitian berdasarkan homogenitas karakteristik cerita yang memiliki kandungan nilai-nilai edukasi kehidupan bersama lebih dominan dan mencerminkan populasi yang ada. Pemilihan sampel menggunakan teknik sampel random atau sampel acak secara undian, yaitu dengan menulis nomor judul cerita, satu nomor untuk setiap kertas, terdiri dari nomor 1 s.d. 100, kemudian secara acak diambil 10 gulungan kertas untuk diperoleh nomor-nomor yang tertera pada gulungan kertas yang terambil, antara lain sebagai berikut: 1, 7, 11, 14, 35, 36, 76, 82, 83, dan 99. Sepuluh nomor judul cerita tersebut kemudian diberi nomor secara urut dimulai dari nomor 1 s.d. 10 sebagai nomor objek penelitian. Sepuluh nomor judul cerita tersebut antara lain: (1) Persahabatan yang Indah, (2) Apakah Hidup Itu?, (3) Pohon Abadi, (4) Ember Bocor, (5) Penghakiman, (6) Lelang, (7) Surat Berbeda, (8) Bunga Matahari dan Burung Gereja, (9) Raja-Pengemis, dan (10) Tiga Hari Suci. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 10 cerita dalam buku Pohon Abadi diperoleh kandungan nilai-nilai edukasi kehidupan bersama (life together) sebagai berikut: (1) Nilai penghormatan (respect) mencapai 34,5% kutipan, nilai-nilai yang digambarkan dalam cerita meliputi kandungan nilai penerimaan (acceptance), toleransi dan menghargai perbedaan, penghormatan untuk tidak melakukan kekerasan psikologis, adanya sikap sopan terhadap sesama, dan pemberian perhatian. (2) Nilai tanggung jawab (responsibility) mencapai 20,4% kutipan, nilai-nilai yang digambarkan dalam cerita meliputi adanya sikap bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dengan tekun dan rajin, tanggung jawab terhadap hukum dan peraturan, menepati janji, tanggung jawab terhadap ketetapan agama, dan tanggung jawab dalam memotivasi diri dalam upaya untuk mencapai tujuan tertentu. (3) Nilai kesadaran berwarganegara (citizenship-civic duty) mencapai 7,1% kutipan, nilai-nilai yang digambarkan dalam cerita meliputi kesediaan melaksanakan bela negara atau wajib militer, menyadari kesamaan hak setiap manusia untuk mendapat kehidupan yang layak, kesediaan hakim untuk menjalankan tugasnya dalam menegakkan hukum, dan kesadaran raja/pemimpin mencari generasi penerus demi kelangsungan kerajaan dan kesejahteraan rakyat. (4) Nilai kepedulian dan kemauan berbagi (caring) mencapai 24,8% kutipan, nilai-nilai yang digambarkan dalam cerita meliputi kesediaan untuk bertindak dan terlibat langsung membantu orang lain. (5) Nilai keadilan dan kejujuran (fairness) mencapai 3,5% kutipan, nilai-nilai yang digambarkan dalam cerita berupa kejujuran untuk mengakui kesalahan dan keadilan seorang hakim menjalankan tugasnya. (6) Nilai kepercayaan (trustworthiness) mencapai 9,1% kutipan, nilai-nilai yang tergambar dalam cerita antara lain berupa kepercayaan dan sikap amanah atau dapat dipercaya.