Manajemen Pendidikan Di SMA Muhammadiyah II Jakarta Timur
desy ardiyanti pratama; dr. h. syuaiban muhammad., m.si; drs. h. m. jamil latief, mm. m.pd;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pendidikan, program pembelajaran, kesiswaan, personil, sarana dan prsarana, keuangan, dan hubungan dengan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah 28 orang guru. Sampel penelitian menggunakan sample purposive dimana teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, peneliti dalam hal ini menggunakan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru bidang garapan (kurikulum dan pembelajaran, kesiswaan, personil, sarana dan prasarana, keuangan, dan hubungan dengan masyarakat). Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan naturalistik. Hasil penelitian sesuai dengan pertanyaan penelitian bahwa SMA Muhammadiyah 11 Rawamangun di setiap objek garapan manajemen pendidikan tak lepas dari Kepala sekolah yang sangat bertanggung jawab terhadap meningkatkan mutu pendidikan, bidang-bidang garapan yang ada seperti bidang kurikulum dan pembelajaran, bidang kesiswaan, bidang keuangan, bidang personil atau anggota, bidang saran dan prasarana, bidang hubungan masyarakat, dan manajemen layanan khusus, dikelola secara optimal. Sekolah memakai kurikulum KTSP, SMA Muhammadiyah menambahkan kurikulum lokal yaitu Al-islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) Selama 9 jam pelajaran/minggu. Penerimaan murid baru di sekolah diberikan beberapa kriteria dan memakai sistem seleksi. Pengelolaan sarana dan prasarana di SMA Muhammadiyah 11 Rawamangun, yaitu pertama pencatatan, kedua Pembuatan kode. SMA Muhammadiyah 11 Rawamangun mengadakan penyusunan perencanaan pegawai, dengan membuat lowongan pekerjaan melalui penempelan surat kabar di sekolah dan melalui website sekolah. Layanan khusus kepala sekolah menyelektif tenaga-tenaganya. Di dalam layanan khusus sekolah tidak semua yang bertugas guru, namun kepala sekolah memberikan kepercayaan kepada orang lain untuk menjalankan tugas sesuai latar belakang pendidikannya. Dengan demikian, manajemen pendidikan di SMA Muhammadiyah 11
Rawamangun lebih ditingkatkan dalam sistem pengelolaan pendidikan di sekolah, dalam bentuk sistem kredit semester (SKS), sistem seleksi siswa (baca dan tulis Al-Qur’an), pencatatan kartu dan pengkodean barang investaris, pembentukan team RAPBS, on the job trainning and in service trainning karir pegawai, informasi kepada masyarakat tentang sekolah melalui radio,website sekolah, serta pentas seni, dan seleksi karyawan layanan khusus.