Studi kebutuhan air bersih dan pemenuhannya di desa Tanjung Pakis kecamatan Pakis Jaya kabupaten Karawang
hilyah gossani; drs. tricahyono nh, m.si; drs. fadiarman;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa volume kebutuhan air bersih dan darimana sumber air bersih yang digunakan penduduk di Desa Tanjung Pakis Kecamatan Pakis Jaya Kabupaten Karawang.
Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan menggunakan Purposif Sampling. Populasi penelitian berjumlah 1.682 kepala keluarga (KK). Banyaknya sampel 10% dari populasi yaitu 168 kepala keluarga (KK) yang ditentukan menggunakan metode proporsional random sampling berdasarkan wilayah dusun. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang dipandu dengan daftar pertanyaan. Sedangkan analisis data dengan cara Deskriptif. Kuantitatif.
Hasil penelitian dapat dilihat dari umur dan jenis kelamin, 17,26 % di usia 33-36 tahun, 4,16% di usia 57-60 tahun. Dilihat dari tingkat pendidikan, 33,92% tidak tamat SD, 37,5% tamat SD, 17,26% tamat SLTP, 10,11% tamat SLTA, 1,19% melanjutkan keperguruan tinggi. Dilihat dari jenis pekerjaan, 25,29% Petani tambak, 14,88% Pedagang, 13,09% Buruh tambak, 12,05% Peternak, 11,90% Serabutan, 9,52% Nelayan, 8,92% lain-lain, 3,57% Petani sawah.
Kebutuhan air bersih rata-rata untuk rumah tangga sebesar 69,94 liter/orang/hari. Adapun kebutuhan air bersih per keluarga yaitu 330,52 liter per hari. Jumlah kebutuhan air bersih per keluarga per hari berkisar antara 3.189¬10.459 liter/hari. Sumber air bersih yang digunakan penduduk yaitu dari air hujan, air tanah, air supply dari pemerintah setempat (air tangki) dan air kemasan. Hasil penelitian menunjukkan 42,85% penduduk menggunakan air tanah, air hujan dan air kemasan sebagai jenis sumber air bersih yang banyak digunakan. Sebanyak 32,14% penduduk menggunakan air tanah, air hujan, air tangki. 13,09% penduduk menggunakan air hujan, air kemasan, dan air tangki. 11,90 % penduduk menggunakan air tanah, air tangki dan air kemasan.