Pemilihan kepala daerah di kotamadya Bekasi 2008 suatu tinjauan geografi politik (studi kasus di kelurahan Kota Baru kecamatan Bekasi Barat)
dewi nur wahyuni; drs. h. soewarjo wangsanegara, ms; drs. h. hartono, mm;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian Geografi Politik tentang Pemilihan Kepala daerah dan Wakil kepala daerah (Pilkada) Kotamadya Bekasi Tahun 2008 di Kelurahan Kota Baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif yang didukung oleh beberapa metode yaitu metode sampel wilayah untuk penentuan wilayah, dan untuk menentukan sampel responden digunakan metode sampling. Populasi sampel diambil 400 warga dari 17887 warga yang hadir yang ada dikelurahan Kota Baru. sedangkan pengumpulan data primer dilal:ukan dengan wawancara. Adapun analisa data mengunakan tabel frekuensi.
para responden menyatakan Pasangan Calon Walikota Bekasi Tahun 2008 pemenang di masing-masing TPS responden adalah : WIRO berjumlah 19 (4.75%); M2R Berjumlah 223 (55.75%) dan SUKA berjumlah 158 (39.5%) Rata-rata pemenang di TPS di Kelurahan Kota Baru dimenangi oleh M2R.
Perolehan suara di Kelurahan Kota Baru pasangan M2R menang dengan total 9308 suara, pasangan SUKA 6816 suara dan WIRO 1046 suara. Adapun pasangan M2R Menang Mutlak di 11 RW yaitu RW 002, 004, 006, 010, 011, 012, 013, 018, 019, 020 dan 021. selain ita M2R juga menang dalam pengumpulan suara di RW 001, 005, 09, 017 dan 022 tetapi tidak mutlak karena ada di beberapa TPS dalam 1 RW pasangan SUKA yang menang.
Pasangan SUKA Menang Mutlak di 4 RW yaitu RW 003, 007, 008 dan 016, selain itu pasangan SUKA juga menang tidak mutlak di beberapa RW yaitu RW 014 dan 015, walaupun pasangan M2R kalah dari SUKA tetapi pasangan M2R menang dari pasangan WIRO.
Hasil penelitian mengenai suatu kajian geografi politik terhadap Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kotamadya Bekasi Tahun 2008 di Kelurahan Kota Baru adalah yang pertama, Calon-calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang ingin membangun kekuatan di suatu tempat harus ada dukungan dari basis massa Islam tertentu, karena di Indonesia Khususnya Kelurahan Kota Baru mayoritas beragama Islam. Adanya pendekatan ke tokoh-tokoh masyarakat untuk mendapat dukungan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian Geografi Politik tentang Pemilihan Kepala daerah dan Wakil kepala daerah (Pilkada) Kotamadya Bekasi Tahun 2008 di Kelurahan Kota Baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif yang didukung oleh beberapa metode yaitu metode sampel wilayah untuk penentuan wilayah, dan untuk menentukan sampel responden digunakan metode sampling. Populasi sampel diambil 400 warga dari 17887 warga yang hadir yang ada dikelurahan Kota Baru. sedangkan pengumpulan data primer dilal:ukan dengan wawancara. Adapun analisa data mengunakan tabel frekuensi.
para responden menyatakan Pasangan Calon Walikota Bekasi Tahun 2008 pemenang di masing-masing TPS responden adalah : WIRO berjumlah 19 (4.75%); M2R Berjumlah 223 (55.75%) dan SUKA berjumlah 158 (39.5%) Rata-rata pemenang di TPS di Kelurahan Kota Baru dimenangi oleh M2R.
Perolehan suara di Kelurahan Kota Baru pasangan M2R menang dengan total 9308 suara, pasangan SUKA 6816 suara dan WIRO 1046 suara. Adapun pasangan M2R Menang Mutlak di 11 RW yaitu RW 002, 004, 006, 010, 011, 012, 013, 018, 019, 020 dan 021. selain ita M2R juga menang dalam pengumpulan suara di RW 001, 005, 09, 017 dan 022 tetapi tidak mutlak karena ada di beberapa TPS dalam 1 RW pasangan SUKA yang menang.
Pasangan SUKA Menang Mutlak di 4 RW yaitu RW 003, 007, 008 dan 016, selain itu pasangan SUKA juga menang tidak mutlak di beberapa RW yaitu RW 014 dan 015, walaupun pasangan M2R kalah dari SUKA tetapi pasangan M2R menang dari pasangan WIRO.
Hasil penelitian mengenai suatu kajian geografi politik terhadap Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kotamadya Bekasi Tahun 2008 di Kelurahan Kota Baru adalah yang pertama, Calon-calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang ingin membangun kekuatan di suatu tempat harus ada dukungan dari basis massa Islam tertentu, karena di Indonesia Khususnya Kelurahan Kota Baru mayoritas beragama Islam. Adanya pendekatan ke tokoh-tokoh masyarakat untuk mendapat dukungan