The Correlation between The Motivation Of Ekstrinsic Learning and the Result Study of Students in Mathematic at SMP Negeri 91 Jakarta
yulita wulandari; sigid edy purwanto, m.pd;
Klasifikasi: NONE
ABSTRAK
HILDA LISDIAWATI. NIM: 0701125154. Hubungan antara Motivasi Belajar
Ekstrinsik dengan Hasil Belajar Matematika pada Peserta Didik SMP Negeri 91
Jakarta. Skripsi, Jakarta: Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Juli 2010.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya hubungan antara
motivasi belajar ekstrinsik dengan hasil belajar matematika peserta didik. Hipotesis
yang diajukan dalam penelitian ini adalah “terdapat hubungan positif antara motivasi
belajar ekstrinsik dengan hasil belajar matematika peserta didik”. Penelitian ini
dilaksanakan di SMP Negeri 91 Jakarta pada semester 2 tahun pelajaran 2009/2010.
Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII di SMP Negeri 91 Jakarta.
Sampel yang digunakan sebanyak 40 peserta didik dari 20,2% populasi, yang diambil
secara acak sederhana, sedangkan metode yang digunakan metode survei dengan
teknik korelasi. Instrumen motivasi belajar ekstrinsik (variabel X) menggunakan
angket motivasi belajar ekstrinsik, sedangkan untuk instrumen hasil belajar
matematika peserta didik (variabel Y) menggunakan tes hasil belajar dengan bentuk
pilihan ganda. Sebelum digunakan dalam penelitian, instrumen motivasi belajar
ekstinsik dan hasil belajar matematika diujicobakan kepada 37 peserta didik dalam
populasi selain responden, dan dari hasil uji coba diperoleh 25 pernyataan angket
yang valid dari 40 pernyataan dan 25 soal yang valid dari 40 soal. Untuk pengujian
reliabilitas angket motivasi belajar ekstrinsik yang diujikan, diperoleh
tabel
r
hitung
r = 0,818 > 0,325 = sedangkan untuk pengujian reliabilitas tes hasil belajar
matematika yang diujikan, diperoleh rhitung = 0,840 > 0,325 = rtabel sehingga instrumen
penelitian ini reliabel dan layak digunakan. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu
dilakukan uji persyaratan analisis data yaitu normalitas dengan uji Lilliefors, uji
Linieritas, dan uji Keberartian Regresi dengan menggunakan Analisis Varians
(ANAVA). Dari hasil pengujian normalitas untuk data variabel X diperoleh Lhitung =
0,109 < 0,140 = Ltabel dan data variabel Y diperoleh
tabel
L
hitung
L = 0,095 < 0,140 = ,
maka dapat disimpulkan kedua data tersebut berdistribusi normal. Hasil perhitungan
regresi linier diperoleh Yˆ = 10,075 + 0,136X . Untuk uji kelinieran regresi
menghasilkan
tabel
F
hitung
F =1,111< 2,135= sehingga dapat disimpulkan model
regresi tersebut linier, artinya terdapat hubungan yang linier dari kedua variabel. Uji
keberartian regresi didapat Fhitung = 6,658 > 4,10 = Ftabel, maka dapat disimpulkan
model regresi signifikan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis korelasi
product moment, didapat = 0,386 hitung r . Koefisien determinasi diperoleh sebesar
0,149 artinya kontribusi motivasi belajar eksttrinsik terhadap hasil belajar matematika
peserta didik sebesar 14,9%. Dilanjutkan dengan uji keberartian korelasi
menggunakan t-student , didapat thitung = 2,580 > 2,024 = ttabel yang berarti H0 ditolak.
Maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi
belajar ekstrinsik dengan hasil belajar matematika peserta didik.