Studi kualitas limbah cair rumah sakit harapan depok kelurahan pancoran mas kecamatan pancoran mas kota depok
widiyarti; drs.tri cahyono, m.si;
Klasifikasi: NONE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian kualitas limbah cair buangan Rumah Sakit Harapan Depok terhadap baku mutu limbah cair rumah sakit, dan untuk mengetahui efektifitas instalasi pengolah air limbah di Rumah Sakit Harapan Depok dalam menurunkan parameter kualitas limbah cair (Amoniak bebas, Phosphat, BOD, COD, dan TSS).
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Sampel limbah cair ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan debit limbah cair sebelum dan sesudah pengolahan limbah cair. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan membandingkan dengan baku mutu limbah cair Kep Men LH No. 58 Tahun 1995.
Hasil penelitian menunjukkan beberapa parameter kualitas limbah cair RS Harapan Depok sebelurn pengolahan dalam Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) tidak memenuhi baku mutu limbah cair yang ditetapkan dalam Kep Men LH No. 58 Tahun 1995. Parameter kualitas limbah cair sebelum pengolahan limbah cair yang memenuhi baku mutu yaitu suhu 28°C, Ammoniak bebas (NH3) berkisar antara 0,032 - 0,043 mg/l, Phosphat berkisar antara 0,3 - 0,34 mg/I. Sedangkan Parameter kualitas limbah cair sebelum pengolahan limbah cair yang tidak memenuhi baku mutu yaitu Total Suspended Solid (TSS) berkisar antara 84,0 - 160 mg/l, derajat keasaman (pH) berkisar antara 5,18 - 5,8, biochemical oxygen demand (BOD) antara 408,6 - 450,6 mg/l, dan chemical oxygen demand (COD) antara 1348,48 -1709,12 mg/l.
Setelah pengolahan limbah cair, ada beberapa parameter kualitas limbah cair yang memenuhi baku mutu limbah cair yaitu suhu 28°C, derajat keasaman (pH) berkisar antara 5,18 - 5,8, konsentrasi Ammonia bebas (NH3) berkisar antara 0,003 - 0,004 mg/I, konsentrasi Phosphat 0,2 mg/l, biochemical oxygen demand (BOD) antara 23,0 - 27,0 mg/l. Adapun yang belum memenuhi baku mutu yaitu total suspended solid (TSS) berkisar antara 78,0 - 100 mg/l, dan chemical oxygen demand (COD) antara 90,94 - 100,35 mg/l.
Instalasi pengolah air limbah RS Harapan Depok cukup efektif dalam menurunkan parameter kualitas limbah cair. Efektifitas instalasi pengolah air limbah (IPAL) rata-rata RS Harapan Depok berkisar antara 20,72% - 94,32%. Efektifitas IPAL rata-rata terkecil terjadi pada penurunan parameter Total Suspended Solid (TSS) dan yang terbesar terjadi pada penurunan Biochemical Oxygen Demand (BOD).