Pengaruh keberadaan etnis cina terhadap perekonomian masyarakat pribumi di Jonggol | UPT Perpustakaan UHAMKA 3,50 dengan demikian Hipotesa Nihil ditolak ini berarti antara kedua variabel keberadaan etnis Cina dengan perekonomian masyarakat pribumi di Jonggol terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari perhitungan diatas ialah, dengan adanya keberadaan etnis Cina di Jonggol secara meyakinkan dapat mempengaruhi perekonomian di Jonggol, dan kurang positif menjadi lebih positif (lebih baik). lni mengandung pengertian Pula bahwa keberadaan etnis Cina di Jonggol secara signifikan telah dapat menunjukkan keberhasilannya atau efektivitasnya perdagangan mereka terhadap perekonomian masyarakat Jonggol. Dalam kegiatan perekonomian antara etnis Cina dengan masyarakat pribumi di Jonggol terdapat beberapa hambatan di antaranya adalah : 1. Sempit dan terbatasnya daerah pemasaran bagi etnis Cina untuk menjual barang﷓barang dagangannya terutama dalam bidang perdagangan elektronik dan automotive. 2. Terbatasnya permodalan bagi masyarakat pribumi yang ingin menjalankan suatu usaha perekonomian. 3. Kurangnya pengetahuan dan kepedulian masing-masing golongan untuk saling mengenal dan mengetahui budaya masing-masing golongan sehingga mengakibatkan proses interaksi yang pasif. Dengan adanya hambatan-hambatan tersebut maka dilakukan usaha-usaha sebagai berikut : 1. Memperluas pusat-pusat penjualan yang ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada pedagang-pedagang etnis Cina untuk menjual barang-barang dagangannya. 2. Memberikan bantuan dana kepada masyarakat pribumi yang berminat untuk menjalankan suatu jenis usaha perdagangan. 3. Secara kelompok masyarakat Cina membentuk kongsi-kongsi dagang. 4. Masyarakat pribumi berusaha untuk mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan guna meningkatkan sektor perekonomian di Jonggol. " />